Thursday, April 2, 2009

Saya dan dia..

Itu sudah sekitar 8 tahun lamanya kita kenal satu sama lain dan selama itu juga kita telah mengukir cerita cinta diantara kita. iya itu cinta. saya sebut itu cinta walaupun itu mungkin bukan cinta sejati, karena menurut hemat saya, cinta sejati itu hanya hadir dalam dunia dongeng. oiya, tahukah kamu bahwa saat pertama kali kita berkenalan, saya sempat perang dingin dengan teman saya sendiri, dengan teman yang akhirnya menjadi sahabat dan saya beri label sahabat sejati. sahabat yang ternyata malah mendorong saya untuk semakin memujamu. Malu dan enggan diri ini ketika menatap langsung matamu, kudekati teman-teman dekatmu dulu untuk betul-betul meresapi betapa cantik dan indahnya dirimu. lalu dengan segala keberanian yang kupunya kupinang dirimu pada suatu malam di tempat itu, hanya aku, kamu dan malaikat di samping kita yang jadi saksinya. Seiring berjalannya waktu, semua orang tahu bahwa kita mempunyai hubungan sakral. saya bahagia sekali, bahagia bukan karena kamu sangat popular pada masa itu. tapi memang hati ini berkata seperti itu. dimana kamu berada, ada saya di sampingmu begitupun sebaliknya. saya bebas menjadi apa saja, begitu juga kamu. saya gila, kamu gila, kita menggilai diri kita sendiri. berdua kita menertawai indahnya dunia, berdua kita mencaci busuknya dunia, berdua kita teriakan arogansi tanpa batas. karena ketika kita berdua, kita tidak takut apapun dan siapapun, kita adalah penguasa dunia kita sendiri. bahkan ketika pamormu jatuh terinjak, ketika seisi sekolah mencibir dan memandangmu sebelah mata. saya masih tetap disana. masih tetap disisimu sambil menggenggam tanganmu dan membimbingmu. jangan pedulikan mereka sayang, persetan dengan mereka, kita nikmati keautisan hidup ini berdua saja. kita perjuangkan esensi hubungan ini agar seluruh dunia sadar bahwa dirimu ada untuk dinikmati, bukan untuk diinjak. Masih ingatkah kamu ketika saya lulus dari formalitas akademik berlabel sekolah, saya ciptakan kamu beberapa hadiah untuk memantapkan keeksisan dirimu di industri ini. namun maaf sayang, ketika hadiah itu kuberikan, masa depan menuntut perhatian lebih dari sang pikiran. menimbang skala prioritas itu maka kusimpan coretan kenangan akan dirimu di halaman belakang hidup ini. kukejar mimpi utama hidupku dulu sambil tetap kunikmati dirimu sepenuhnya, tidak pernah merasa kesepian karena saya tahu kamu masih selalu ada dsana, masih setia menemani. bahkan sampai sekarang pun kita masih saling menikmati satu sama lain dengan cara yg lebih dewasa, cara yang lebih matang dan lebih arogan. Oiya..saya lupa memperkenalkan dirinya..namanya adalah hip-hop.

4 comments:

coretanauLia said...

hohohoo...
sy pikir dia adalah ----- (tuuuttt)

hehehee..
;D

icha said...

udah rada lama, ga post yang baru ya, meuni sararibuk hehe
bayangkan pak riko, sampe sekarang saya belum dapet tempat internship.
itu yg izham itu udh bantu , baik ya orangnya

Anonymous said...

kirain rap bang..
kodehiphop..heuee..
malah jadi kodeRAPE !

Nisa said...

Aku sangat kagum akan dirimu yg sangat romantis dan kaya akan kehangatan cinta. cinta kepada makHULK ciptaan Tuhan yg berbeda jenis(tapi manusia). namun dibalik semua kejanggalan yg terjadi pada postingan kali ini, aku baru tahu bahwa kekasihmu bernama hiphop. Nama panjangnya apa y?